BOJONEGORO,Jawakini.com – Partai NasDem menunjukkan keseriusannya dalam memanaskan mesin politik lebih awal. Melalui tajuk “Menguatkan Silaturahmi Meneguhkan Perubahan,” Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem menggelar Safari Ramadhan 1447 H di Hotel Eastern Bojonegoro, Rabu (25/2/2026). Momentum ini bukan sekadar ajang buka puasa bersama, melainkan sinyal kuat dimulainya mobilisasi kekuatan menuju Pemilu 2029.
Bukan Sekadar Seremonial, Tapi Injeksi Energi
Sekretaris DPW Partai NasDem Jawa Timur, Aminurrohman, menegaskan bahwa kehadiran jajaran elit DPP di daerah adalah langkah taktis untuk memperkokoh struktur partai. Menurutnya, agenda ini merupakan upaya menjaga soliditas agar tidak ada celah bagi kelesuan politik pasca-pemilu sebelumnya.
“Momentum ini adalah langkah krusial untuk meneguhkan semangat perubahan. Kami tidak ingin sekadar hadir; kami ingin menang telak di Pemilu 2029,” tegas Aminurrohman.
Jawa sebagai Barometer Kemenangan Nasional
Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem, Saan Mustofa, yang memimpin langsung rombongan ini, memberikan instruksi tegas kepada seluruh kader. Ia menyebut Pulau Jawa sebagai “lumbung suara utama” yang akan menentukan nasib partai secara nasional.
Pemilihan Bojonegoro sebagai titik awal perjalanan bukan tanpa alasan. Wilayah Dapil IX (Bojonegoro-Tuban) diproyeksikan menjadi lumbung kursi potensial, mulai dari level Kabupaten hingga DPR RI.
Instruksi Strategis Saan Mustofa
Optimalisasi Konsolidasi: Seluruh pengurus wilayah diinstruksikan merapatkan barisan tanpa kompromi.
Kerja Politik Akar Rumput: Kader wajib “turun ke bawah” dan menyentuh langsung persoalan masyarakat.
Politik Etis & Spiritual: Saan mengingatkan kader untuk menjaga adab saat menyambangi pondok pesantren. “Mintalah berkah dan doa dari kiai, bukan sekadar transaksional meminta dukungan,” pesannya tajam.
Sisi Humanis di Balik Strategi Politik
Meski kental dengan aroma politik ekspansi, acara ini tetap dibalut dengan nuansa religius yang kental. Sebagai bentuk komitmen sosial, Partai NasDem menyantuni puluhan anak yatim piatu di wilayah Bojonegoro, sebelum akhirnya ditutup dengan doa bersama dan berbuka puasa.
Dengan dimulainya Safari Ramadhan ini, NasDem secara implisit mengirimkan pesan kepada rival politiknya: bahwa konsolidasi besar-besaran telah dimulai, dan Jawa Timur akan menjadi palagan utama perjuangan mereka.(BG)












