Salurkan BLT DBHCHT 2026, Mbak Nurul Sapa Buruh Pabrik Rokok di Baureno 

​foto : dok (ist)

BOJONEGORO,Jawakini.com – Suasana di area produksi PT Gelora Djaja, Kecamatan Baureno, tampak lebih hangat dari biasanya pada Rabu (13/5/2026). Di sela kesibukan melinting tembakau, para pekerja dikejutkan dengan kehadiran Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, yang datang untuk menyapa sekaligus menyalurkan bantuan secara langsung.

Kunjungan ini merupakan bagian dari penyaluran simbolis Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) Tahun 2026. Program ini merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Sosial untuk meningkatkan kesejahteraan para buruh pelinting rokok.

Terjun Langsung dan Dialog Hangat 

Pantauan di lokasi, Nurul Azizah tidak canggung berbaur dengan para pekerja. Ia bahkan sempat mencoba langsung proses melinting tembakau menggunakan alat tradisional di meja produksi. Dialog gayeng pun tercipta, memecah ketegangan rutinitas kerja di pabrik tersebut.

​Usai meninjau proses produksi, perempuan yang akrab disapa Mbak Nurul ini menyerahkan bantuan secara simbolis kepada perwakilan penerima manfaat. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus mengawal agar hak-hak buruh rokok tersampaikan tepat waktu.

​”Sebagai tindak lanjut dari koordinasi tanggal 2 Mei lalu, kami terus mengupayakan agar bantuan ini segera cair sebelum tanggal 15 Mei. Alhamdulillah, hari ini bisa mulai disalurkan,” ujar Nurul Azizah disambut tepuk tangan para pekerja.

Besaran Bantuan dan Harapan Pemerintah 

​Mbak Nurul menjelaskan, setiap buruh pabrik rokok tahun ini menerima bantuan sebesar Rp875.000. Meski diakui ada penurunan dana transfer dari pemerintah pusat dibandingkan tahun sebelumnya, Pemkab Bojonegoro tetap memprioritaskan bantuan ini agar tetap menyasar buruh rokok asal Bojonegoro, termasuk mereka yang bekerja di luar daerah.

​”Tahun ini memang ada penyesuaian karena dana transfer yang turun. Kami berupaya maksimal agar manfaat DBHCHT ini tetap dirasakan langsung oleh masyarakat sejak program ini dimulai pada 2023. Semoga menjadi berkah dan bisa membantu kebutuhan rumah tangga,” tambahnya.

Apresiasi dari Pihak Perusahaan 

​Senada dengan hal tersebut, Manager PT Gelora Djaja, Hendra Bahtiar, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Pemkab Bojonegoro. Menurutnya, bantuan ini adalah momen yang sangat dinantikan oleh para karyawannya.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian Pemkab Bojonegoro. Bantuan ini sangat berarti untuk meningkatkan ekonomi para buruh. Harapan kami, sinergi ini terus berlanjut demi kesejahteraan masyarakat Bojonegoro secara umum,” pungkas Hendra.

​Penyaluran tahap pertama ini menyasar ribuan buruh rokok yang tercatat dalam data Dinas Sosial, sebagai bentuk perlindungan sosial bagi sektor industri pengolahan tembakau di Bojonegoro.(red)

 

 

Penulis: RedaksiEditor: Bogang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *