Refleksi 53 Tahun PPP di Bojonegoro, Hormati Pendiri hingga Perkuat Soliditas Menuju 2029

BOJONEGORO,Jawakini.com – Memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-53, DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bojonegoro menggelar aksi simpatik dengan memberikan penghargaan kepada para tokoh sepuh pendiri partai. Acara yang sarat nilai historis ini berlangsung khidmat di Kantor DPC PPP Bojonegoro, Jalan Panglima Polim, Minggu (4/1/2026).

​Penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan simbol penghormatan atas dedikasi para pejuang partai yang telah menjaga eksistensi “Rumah Besar Umat Islam” sejak masa sulit hingga era reformasi.

​Menjaga Marwah, Merawat Sejarah

​Ketua DPC PPP Bojonegoro, Sunaryo Abu Ma’in, dalam sambutannya menekankan bahwa PPP adalah partai yang lahir dari rahim perjuangan para ulama, khususnya tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama. Ia mengingatkan para kader tentang beratnya tekanan politik di masa lalu, mulai dari intimidasi era Orde Baru hingga tantangan ideologis dari partai komunis.

​”Penghargaan ini adalah bentuk takzim kami kepada para tokoh sepuh. Berkat keteguhan mereka, PPP tetap berdiri tegak dan konsisten menjaga marwah partai hingga hari ini,” tegas Mbah naryo.

Prestasi Administrasi dan Kemanusiaan

​Tak hanya soal sejarah, PPP Bojonegoro juga menunjukkan taji dalam tata kelola organisasi. Di bawah kepemimpinan Sunaryo, PPP dinobatkan sebagai partai dengan Laporan Bantuan Keuangan Partai Politik (Banpol) terbaik se-Kabupaten Bojonegoro. Apresiasi ini disampaikan langsung oleh Ketua Kesbangpol Bojonegoro, Mahmudi.

​Sebagai wujud kepedulian sosial, acara ini juga diwarnai dengan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu, menegaskan jati diri PPP sebagai partai yang dekat dengan nilai-nilai kemanusiaan.

​Apresiasi dari Wakil Bupati Nurul Azizah

​Hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah memberikan testimoni khusus mengenai kesetiaan PPP. Ia mengenang bagaimana partai berlambang Kabah ini selalu hadir mendukung langkah politiknya di berbagai fase.

  • Jalur Independen: PPP memberikan dukungan saat Nurul menempuh jalur perseorangan.
  • Pilkada: PPP tetap setia mendukung saat ia maju sebagai Wakil Bupati mendampingi Setyo Wahono.

​”Terima kasih atas kesetiaan PPP. Dukungan ini adalah bagian penting dari proses demokrasi yang sehat di Bojonegoro,” ujar Nurul Azizah di hadapan para kader dan pengurus.

​Menatap Pemilu 2029

​Kegiatan yang juga dirangkai dengan Pendidikan Politik ini dihadiri oleh jajaran penting, termasuk Anggota DPRD Fraksi PPP Khoirul Anam,H Ainu Angaran,H Sumari dan 28 pengurus anak cabang serta tokoh PPP diBojonegoro.Momentum Harlah ke-53 ini pun resmi dijadikan ajang konsolidasi untuk memperkuat struktur organisasi dan soliditas kader guna menyongsong Pemilu 2029.

​Dengan kombinasi penghormatan kepada senior, prestasi administrasi, dan sinergi politik yang kuat, PPP Bojonegoro optimistis dapat terus berkontribusi bagi kemajuan masyarakat di masa depan.

Peringatan Harlah ke-53 ini bukan sekadar seremoni mengenang masa lalu, melainkan batu loncatan bagi DPC PPP Bojonegoro untuk terus bertransformasi. Dengan semangat baru dan barisan yang semakin rapat, partai berlambang Kabah ini siap mengawal aspirasi masyarakat dan menjadi kekuatan utama dalam kontestasi politik 2029 mendatang.(Red)

Penulis: Agus Pudjianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *