Desa  

Keadilan Pelayanan Terwujud! 33 Desa di Bojonegoro Akhirnya Miliki Mobil Siaga Gratis dari Pemkab

Bojonegoro,Jawakini.com 4 November 2025 — Pemerintah Kabupaten Bojonegoro tahun ini merealisasikan program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) yang dialokasikan untuk pengadaan 33 unit mobil siaga desa. Program ini menyasar desa-desa yang selama ini belum memiliki mobil siaga, melengkapi armada dari total 419 desa yang ada di Bojonegoro.

Pengadaan mobil siaga ini menjadi jawaban atas kebutuhan mendesak masyarakat, terutama dalam akses pelayanan kesehatan dan kedaruratan. Dengan bertambahnya 33 unit ini, diharapkan seluruh desa di Bojonegoro akan memiliki fasilitas mobil siaga.

Kepala Desa Campurejo: “Keadilan Itu Terwujud”

Kepala Desa Campurejo, Edi Sampurno, saat dihubungi media ini (4/11/2025), mengungkapkan rasa syukurnya.

Kehadiran mobil siaga ini sudah lama dinantikan warga Desa Campurejo. Setelah sekian lama desa ini seperti dianak-tirikan, di era sekarang terbukti bahwa keadilan itu terwujud,” ujar Edi Sampurno.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemimpin daerah. “Kami juga berterima kasih kepada Bupati Setyo Wahono yang sudah memperhatikan apa yang diperlukan warga kami,” tambahnya.

Kepala Desa Kepoh Kidul: Pelayanan Gratis untuk Warga

Senada dengan Kades Campurejo, Kepala Desa Kepoh Kidul, Kecamatan Kedungadem, Samudi, juga menyampaikan rasa terima kasihnya.

Kami berterima kasih kepada Bapak Bupati karena tanpa ada pergantian bupati, desa kami tidak akan pernah mendapatkan bantuan mobil siaga dari Pemkab,” kata Samudi.

Samudi menjelaskan bahwa mobil siaga merupakan kebutuhan vital bagi warganya. Meskipun saat ini Desa Kepoh Kidul telah memiliki mobil siaga dari inisiatif pribadi, namun belum bisa memberikan layanan gratis sepenuhnya.

Saat ini kita sudah memiliki mobil siaga, tapi karena itu mobil pribadi, jadi masih meminta uang bensin kepada pengguna, meskipun hanya Rp 50.000, jadi belum bisa gratis,” jelasnya.

Namun, dengan adanya bantuan mobil berplat merah dari Pemkab Bojonegoro ini, Samudi memastikan bahwa pelayanan mobil siaga akan sepenuhnya gratis.

Setelah nanti mendapatkan mobil siaga dari Pemkab dan berplat merah, saya pastikan semuanya akan gratis alias tidak dipungut biaya,” tegasnya.

Program BKK untuk pengadaan 33 unit mobil siaga ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro di bawah kepemimpinan Bupati Setyo Wahono dalam mewujudkan pemerataan akses pelayanan publik dan kesehatan bagi seluruh masyarakat hingga ke tingkat desa. Diharapkan, mobil-mobil siaga berplat merah ini dapat segera beroperasi penuh, memastikan tidak ada lagi warga yang kesulitan mendapatkan pertolongan pertama dalam situasi darurat.(BG)

Penulis: Agus Pudjianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *