Bojonegoro,Jawakini.com – Proyek Pemeliharaan Jalan Sersan Mulyono di Kelurahan Klangon, yang dikerjakan oleh CV. AFIYYAH dengan anggaran APBD 2025 senilai Rp 198.618.466,06, telah selesai dikerjakan. Proyek ini berada di bawah pengawasan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bojonegoro.
Penyelesaian pengaspalan ini disambut baik oleh masyarakat karena meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan. Namun, pengamatan di lapangan menunjukkan adanya beberapa detail pengerjaan yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut dari pihak pengawas.
Beberapa warga dan pengamat teknis menyoroti perlunya peningkatan kerapihan pada bagian tepi (joint) perkerasan aspal. Tepi jalan terlihat belum terpotong rapi dan materialnya belum terpadatkan secara homogen.
Ini jelas menunjukkan kontrol kualitas yang lemah. Aspal baru selesai, tapi tepinya sudah seperti ini. Jika ketebalan aspal di bawah standar dan pemadatan pinggirnya cacat, kami khawatir proyek ini hanya akan membuang anggaran rakyat,” ujar seorang pengamat konstruksi lokal.(24/11/2025)
Meskipun kesalahan ini mungkin tampak minor, kerapihan dan pemadatan tepi adalah faktor krusial yang menentukan daya tahan struktural jalan. Jika tepi rentan, air hujan dapat dengan mudah meresap dan merusak lapisan dasar jalan.
Mengingat nilai proyek yang signifikan dan pentingnya pemanfaatan anggaran publik, PU Bina Marga Bojonegoro diimbau untuk memastikan bahwa CV. AFiYYAH yang beralamatkan di desa sambiroto, telah memenuhi semua spesifikasi teknis dalam kontrak, terutama terkait pemadatan, ketebalan lapisan aspal, dan penanganan tepi agar jalan memiliki usia pakai yang optimal.
Sampai berita ini ditulis awak media teras Bojonegoro masih berusaha untuk mengkonfirmasi pihak pihak terkait
Mengingat peran strategis jalan ini bagi mobilitas warga kelurahan Klangon, PU Bina Marga Bojonegoro diharapkan dapat segera turun tangan memastikan seluruh aspek pengerjaan, termasuk kerapihan tepi, telah memenuhi spesifikasi teknis. Hal ini demi menjamin investasi sebesar Rp 198 juta ini dapat memberikan manfaat optimal dan bertahan lama.












