Bojonegoro ,jawakini.com – Alun-Alun Bojonegoro, yang seharusnya menjadi jantung kota dan tempat warga melepas penat, kini justru menampilkan wajah kusam. Pilar miring, aroma pesing, dan minim perawatan menjadikan ruang publik kebanggaan warga ini berubah jadi potret kelalaian.
Pantauan pewarta pada Sabtu (18/10/2025) menunjukkan kondisi memprihatinkan di beberapa titik. Pilar gapura tampak miring seperti menanti waktu roboh, taman terlihat gersang, dan di sudut belakang area Mbah Balok tercium bau kencing yang menyengat. Aroma itu bukan hanya mengganggu kenyamanan, tapi juga memalukan bagi kota yang mengklaim diri sebagai “Bojonegoro yang Berbudaya dan Berdaya Saing.”
“Kalau malam ramai, tapi siang hari banyak yang enggan duduk lama karena bau dan kotor. Sayang, tempat sebagus ini dibiarkan begini,” keluh Rina, salah satu pengunjung asal Kecamatan Dander.

Ironisnya, kondisi ini seperti tidak tersentuh tangan pemerintah. Padahal, di bawah naungan Dinas Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup dan Pertamanan, serta Dinas Pemuda dan Olahraga, kawasan Alun-Alun mestinya menjadi prioritas penataan dan kebersihan kota.
Kritik Tajam untuk Instansi TerkaitWarga menilai kedua dinas tersebut seperti kehilangan rasa tanggung jawab kolektif dalam menjaga ikon publik.
Dinas Pariwisata seolah hanya fokus pada seremoni acara dan festival, tapi abai pada perawatan fasilitas inti.
Dinas Lingkungan Hidup dan Pertamanan terlihat lamban dalam menjaga kebersihan area publik yang setiap hari diserbu pengunjung.
Solusi dari Warga
Beberapa pengunjung mengusulkan agar dilakukan revitalisasi ringan namun berkelanjutan: perbaikan pilar miring, penambahan penerangan, pengadaan toilet umum yang bersih dan cukup, serta pemasangan CCTV dan papan peringatan tegas di titik-titik rawan.
“Kalau alun-alun saja tak bisa dijaga, bagaimana wajah kota bisa disebut beradab?” sindir seorang warga dengan nada kecewa.
Kini, publik menunggu keseriusan pemerintah daerah Bojonegoro untuk turun tangan. Sebab, ruang publik bukan sekadar taman atau tempat selfie, tetapi cermin kepedulian pemerintah terhadap warganya.(BG)












