Desa, Ragam  

Tradisi “REKAM” Desa Sukorejo: Hormati Leluhur dan Pererat Kerukunan Jelang Ramadhan

BOJONEGORO,Jawakini.com – Menjelang tibanya bulan suci Ramadhan 1447 H, Pemerintah Desa Sukorejo kembali menghidupkan tradisi tahunan REKAM (Resik Makam). Bertempat di Makam Kembar Desa Sukorejo, kegiatan ini menjadi momentum sakral bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam doa dan gotong royong, Jumat (13/02/2026).

Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Sukorejo, Ibu Meyke Lelyanasari, beserta jajaran BPD, Perangkat Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pengurus RT/RW, Linmas, komunitas SINGONOYO Kampung Pesilat, serta warga desa.

Tiga Makna Utama Kegiatan REKAM

Dalam keterangannya, Kades Meyke Lelyanasari menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki tiga tujuan utama yang melandasi pergerakan warga:

Persiapan Fisik dan Spiritual: Membersihkan Makam Kembar sebagai bentuk kesiapan warga menyongsong bulan suci Ramadhan dalam lingkungan yang bersih dan asri.

Penghormatan kepada Leluhur: Melalui ziarah kubur, warga diingatkan kembali akan perjuangan para leluhur Desa Sukorejo. “Kami ingin selalu mengingat jasa beliau-beliau yang telah menghantarkan Sukorejo sampai pada titik kemajuan sekarang ini,” ujar Ibu Meyke.

Harapan dan Doa untuk Desa: Mengharap keberkahan (karomah) dari para leluhur agar pemerintahan Desa Sukorejo ke depan menjadi lebih baik, maju, dan lancar tanpa kendala berarti. Serta, terwujudnya masyarakat yang lebih makmur dan sejahtera.

Sinergi dan Guyup Rukun

Pemandangan di Makam Kembar menunjukkan harmoni yang kuat. Tidak ada sekat antara pimpinan desa, aparat keamanan (Babinsa & Bhabinkamtibmas), hingga organisasi kemasyarakatan seperti SINGONOYO. Semuanya membaur bekerja bakti membersihkan area makam.

“Alhamdulillah, semuanya guyup rukun. Ini adalah modal sosial terbesar kita di Sukorejo. Dengan menjaga makam leluhur, kita juga menjaga jati diri dan kerukunan desa kita,” pungkas Ibu Meyke Lelyanasari

Kegiatan REKAM ini menjadi bukti nyata bahwa kemajuan Desa Sukorejo tidak lepas dari penghormatan terhadap akar sejarah dan leluhurnya. Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, Desa Sukorejo optimis melangkah menuju masa depan yang lebih makmur, sejahtera, dan penuh keberkahan di bawah naungan kerukunan warganya.(BG)

Penulis: Agus Pudjianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *