BOJONEGORO, Jawakini.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro melakukan langkah cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait tumpukan sampah yang meluber di pinggir jalan Desa Buntalan, Kecamatan Temayang.
Kepala DLH Bojonegoro, Luluk Alifah, mengonfirmasi bahwa tim di lapangan telah dikerahkan untuk membersihkan titik pembuangan sampah liar tersebut.
“Iya, sudah dilakukan penanganan kemarin,” ujar Luluk saat dikonfirmasi pada Rabu (22/4/2026).
Sosialisasi dan Kendala di Lapangan
Meskipun pembersihan telah dilakukan, Sekretaris Dinas (Sekdin) DLH Bojonegoro, Ahmad Sholeh Fatoni, menekankan bahwa tindakan fisik berupa pengangkutan sampah tidak akan menyelesaikan masalah secara permanen tanpa perubahan perilaku masyarakat.
Fatoni menjelaskan, pihaknya selama ini telah berupaya memberikan edukasi melalui Pemerintah Desa (Pemdes) setempat. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah mendorong setiap wilayah untuk membangun tempat pembuangan sampah sementara (TPS) secara mandiri.
”Kami sudah memberikan pemahaman agar warga tidak membuang sampah sembarangan. Namun, faktanya tingkat kepatuhan masyarakat masih rendah,” ungkap Fatoni.
Darurat Sampah di Pinggir Jalan dan Sungai
Kondis ini, menurut Fatoni, menjadi tantangan besar bagi DLH. Berdasarkan pantauan pihaknya, kebiasaan membuang sampah di lokasi yang dilarang tidak hanya terjadi di pinggir jalan Desa Buntalan, tetapi juga mulai merambah ke area aliran sungai.
”Masih banyak warga yang membuang sampah sembarangan, baik di pinggir jalan maupun ke sungai. Ini menjadi PR besar bagi kami dan semua pihak terkait,” tambahnya.
Butuh Sinergi Lintas Sektor
DLH Bojonegoro berharap ada penguatan pengawasan dari tingkat akar rumput. Peran aktif perangkat desa dan tokoh masyarakat sangat krusial untuk mengawal perilaku hidup bersih dan memastikan warga tidak lagi membuang limbah rumah tangga di sembarang tempat.
Tanpa adanya kesadaran kolektif, tumpukan sampah diprediksi akan kembali muncul meski pembersihan rutin dilakukan oleh petugas kebersihan.(BG)












