Reses Drs Sudjono MM Himpun Aspirasi Warga, Persoalan Kabel Semrawut hingga Air PDAM Jadi Sorotan

BOJONEGORO,Jawakini.com — Anggota DPRD Bojonegoro dari Fraksi Demokrat, Drs. Sudjono, M.M., menyelenggarakan Reses Masa Sidang III yang berlangsung hangat di Jl. Veteran, Kota Bojonegoro, pada Sabtu, 22 November 2025. Acara ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus penampung aspirasi dari para konstituen Daerah Pemilihan (Dapil) I.

Kehadiran Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Sriwahyuni, dan Ketua DPC Demokrat Bojonegoro, Sukur Priyanto, turut menambah semangat dialog interaktif antara wakil rakyat dan masyarakat.

Komitmen Pembangunan dan Dukungan Konstituen

Mengawali sambutan, Sukur Priyanto menyampaikan terima kasih atas dukungan konstituen yang telah memenangkan Partai Demokrat. Meskipun terjadi sedikit penurunan perolehan suara, ia menegaskan semangat untuk terus membawa perubahan bagi masyarakat Bojonegoro tidak akan mengendur.

Drs. Sudjono, M.M., selaku anggota dewan yang mengadakan reses, menekankan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan menampung berbagai usulan pembangunan dari tingkat desa hingga sekitarnya.

Usulan melalui reses ini akan ditampung dan disodorkan ke DPRD untuk dirapatkan melalui Musrenbang agar usulan dapat terealisasi,” ujar Sudjono.

Ia juga berpesan agar masyarakat tidak berkecil hati jika usulan belum dapat terealisasi, mengingat adanya pertimbangan peraturan pemerintah pusat dan program prioritas yang harus didahulukan.

Selain menampung aspirasi, Sudjono juga menyosialisasikan program Bantuan Hukum bagi keluarga kurang mampu yang telah disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) di Kabupaten Bojonegoro.

Aspirasi Krusial yang Disampaikan Warga

Momen dialog interaktif dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan sejumlah persoalan mendesak, yang akan menjadi bahan pembahasan dalam R-APBD tahun 2027.

Kabel Seluler/Internet Semrawut Warga Kota Bojonegoro, Dul, mengeluhkan kondisi kabel seluler atau internet yang semrawut, tumpang tindih, dan menjuntai hingga mengganggu aktivitas, bahkan dikhawatirkan memicu kecelakaan. Ia mendesak pemerintah untuk menindak tegas dan menertibkan penataan kabel tersebut.

Infrastruktur Jalan Rusak: Warga Desa Dander, Woly, menyampaikan keluhan terkait kerusakan parah pada infrastruktur Jalan Raya Dander yang penuh lubang. Menanggapi hal tersebut Sriwahyuni wakil ketua DPRD Jawa Timur memastikan” bahwa perbaikan jalan yang merupakan ranah provinsi tersebut telah dianggarkan tahun ini dan akan segera terealisasi melalui pengaspalan secara bertahap.

Saluran Air PDAM Terputus, Warga Kadipaten, Gangsar, melaporkan bahwa proyek perbaikan jalan dan irigasi di Jl. Wr. Supratman dan Jl. Sawunggaling telah memutus saluran air PDAM selama 25 hari. Ia menyayangkan lambatnya respons PDAM Tirta Buana yang hanya memberikan janji air bersih melalui mobil tangki tanpa solusi permanen.

Menanggapi keluhan PDAM, Sukur Priyanto memberikan peringatan tegas kepada seluruh kontraktor proyek jalan, trotoar, maupun irigasi agar lebih memperhatikan saluran pipa air PDAM.

Ini WARNING dari saya!! Seharusnya kontraktor itu tahu apa saja yang ada di area titik pengerjaan proyek, jangan hanya mikir untung saja, namun mengorbankan kepentingan masyarakat,” tegas Sukur Priyanto.

Sudjono menambahkan bahwa reses adalah momen awal pengajuan usulan yang akan dibahas di tahun 2026 dan direncanakan terealisasi pada tahun 2027.

Acara reses diakhiri dengan harapan agar masyarakat dapat terus berpartisipasi aktif dalam mengawal pembangunan yang ada di Kabupaten Bojonegoro.(Red)

Penulis: Agus Pudjianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *