M. Rozi : Kader PKB Harus Membumi, Politik untuk Rakyat, Bukan Kontestasi

Bojonegoro, Jawakini.com — Anggota Fraksi PKB DPRD Bojonegoro, M. Rozi, menegaskan pentingnya kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai penggerak perubahan di tingkat desa. Hal itu disampaikan dalam Sekolah Kader Perubahan (SKP) yang digelar di Ballroom Gedung Penggerak Ekonomi BMT NU Ngasem, Desa Ngasem, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, Jumat (21/11/2025).

Dalam paparannya, Rozi menekankan bahwa politik harus kembali pada nilai dasarnya: pengabdian untuk masyarakat.

“PKB percaya bahwa politik bukan sekadar kontestasi, tetapi jalan pengabdian untuk memperjuangkan kepentingan rakyat,” ujar M. Rozi.

Politik yang Membumi dan Memberi Manfaat
Melalui program SKP, Rozi berharap setiap kader mampu memahami realitas yang dialami masyarakat secara langsung. Menurutnya, kader PKB harus hadir sebagai :
Penyambung suara rakyat, terutama dalam isu pendidikan, kesehatan, pelayanan administrasi, infrastruktur desa, air bersih, dan bantuan sosial.
Penggerak perubahan, dengan aktif terlibat dalam kegiatan sosial, gotong royong, keagamaan, serta penyelesaian masalah-masalah lokal.
Teladan moral, karena kader adalah wajah partai di mata masyarakat.
Rozi menegaskan bahwa kehadiran kader PKB bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi untuk memastikan kebutuhan masyarakat diperjuangkan secara konsisten dan berkelanjutan.

Isu-Isu Prioritas Warga Bojonegoro
Dalam sesi dialog, sejumlah isu krusial kembali menjadi perhatian:
1. Pendidikan
Aspirasi warga berfokus pada akses sekolah yang terjangkau, fasilitas yang layak, serta beasiswa bagi pelajar berprestasi.
2. Kesehatan
Penguatan pelayanan puskesmas, ketersediaan obat, hingga kemudahan layanan BPJS masih menjadi kebutuhan utama masyarakat.
3. Infrastruktur Desa
Warga berharap perbaikan jalan poros desa, irigasi pertanian, dan penerangan jalan umum dapat dikawal secara serius oleh kader dan legislator PKB.
4. Ekonomi dan Kesempatan Kerja
Peluang kerja bagi pemuda dan pelatihan UMKM menjadi prioritas dalam upaya mendorong ekonomi keluarga.
5. Sosial Kemasyarakatan
Penguatan organisasi pemuda, perhatian terhadap kelompok rentan, dan kelancaran penyaluran bansos menjadi poin penting aspirasi warga.

Peran Strategis Kader PKB
Dalam kesempatan tersebut, Rozi menjelaskan peran yang harus dipikul kader PKB dalam kehidupan sosial masyarakat:
Pendengar Aspirasi, dengan mencatat dan menyampaikan kebutuhan warga kepada struktur partai maupun legislatif.
Penyelesai Masalah Sosial, membantu masyarakat mengakses layanan publik, administrasi, kesehatan, dan bantuan sosial.
Penguat Harmoni Sosial, membawa nilai moderasi ala Nahdlatul Ulama untuk menjaga kerukunan desa.
Penggerak Pemuda, mendorong kegiatan olahraga, pelatihan keterampilan, aktivitas keagamaan, dan pemberdayaan desa.

Nilai-Nilai Dasar Kader PKB
Rozi menegaskan bahwa nilai-nilai dasar PKB harus terwujud dalam tindakan nyata, bukan sekadar slogan.“Nilai-nilai ini harus terlihat dalam tindakan sehari-hari,” kata M. Rozi.

Menutup acara, Rozi menegaskan bahwa PKB ingin melahirkan kader muda yang visioner, berintegritas, dan dekat dengan masyarakat.

“Kader PKB harus menjadi bagian dari solusi, bukan penonton. Menjadi penggerak perubahan, bukan hanya penerima manfaat,” ujar M. Rozi, yang juga Wakil Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro.

Melalui kegiatan SKP di Ngasem ini, PKB berharap dapat melahirkan generasi kader yang mampu menjadi motor perubahan untuk mewujudkan Bojonegoro yang lebih maju, adil, dan sejahtera.(red)

Penulis: Agus Pudjianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *