BOJONEGORO,Jawakini.com — Federasi Olahraga Domino (ORADO) Cabang Bojonegoro resmi terbentuk dan dideklarasikan di Aula Kodim 0813 Bojonegoro. Deklarasi ini menjadi langkah awal dalam meresmikan domino sebagai cabang olahraga (cabor) prestasi di wilayah Bojonegoro.
Acara tersebut dihadiri Komandan Kodim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwijayanto, perwakilan Pengurus KONI Bojonegoro Zubaidi, serta perwakilan Pengurus ORADO Jawa Timur Sofa Dwi Rizki.(5/9/2026)
Pengurus KONI Bojonegoro, Zubaidi, menyampaikan harapannya agar kepengurusan ORADO yang baru dilantik ini bisa langsung bergerak cepat dalam memajukan olahraga domino di daerah.
“Semoga pengurus ORADO Cabang Bojonegoro setelah dideklarasikan dan dilantik dapat segera melakukan pembinaan kepada atlet domino di Bojonegoro. Khususnya pembinaan atlet usia dini atau junior, sehingga kelak lahir atlet-atlet handal yang mampu meraih prestasi dan menyumbang medali,” tegas Zubaidi.
Ketua ORADO Cabang Bojonegoro, Ahmad Supriyanto, menyambut positif dorongan tersebut. Ia menyatakan pihak pengurus akan segera melengkapi berkas administrasi pendaftaran ke KONI Bojonegoro serta melakukan konsolidasi internal.
“Di tingkat pusat dan provinsi, olahraga domino sudah resmi masuk sebagai cabor di bawah KONI. Kami siap berkoordinasi dengan seluruh jajaran pengurus dan merangkul klub-klub lokal yang ada,” ujar Supriyanto.

Siap Gelar Turnamen Piala Panglima TNI
Sebagai langkah awal pergerakan, ORADO Bojonegoro dijadwalkan menggelar Turnamen Domino Piala Panglima TNI pada 27 September mendatang.
Ajang kompetisi ini diselenggarakan secara serentak di 101 kabupaten/kota se-Indonesia. Di Jawa Timur sendiri, turnamen ini bakal berlangsung di 18 kabupaten/kota, termasuk Bojonegoro.
Susunan Pengurus ORADO Cabang Bojonegoro
Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kepengurusan, berikut susunan inti kepengurusan ORADO Cabang Bojonegoro:
- Ketua: Ahmad Supriyanto
- Wakil Ketua: Anam Warsito
- Sekretaris: Risnanto Marzuki
- Bendahara: Intan Bela Octavia
Kehadiran ORADO di Bojonegoro diharapkan tak sekadar mengubah citra permainan domino menjadi olahraga prestasi formal, tetapi juga mampu mencetak atlet-atlet muda berbakat yang siap bersaing di kancah nasional.(Red)












