Optimalkan Layanan Kesehatan, Pemdes Kalianyar Bojonegoro Evaluasi Manajemen Mobil Siaga 

​foto:ilustrasi

BOJONEGORO,Jawakini.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Kalianyar, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan memastikan seluruh fasilitas desa, khususnya Mobil Siaga, dapat diakses secara optimal dan tepat sasaran oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga penyandang disabilitas.

​Langkah ini diambil merespons dinamika yang berkembang di masyarakat terkait koordinasi teknis pemanfaatan armada kedaruratan tersebut. Pemdes Kalianyar memandang masukan dari warga sebagai bahan evaluasi internal yang sangat berharga guna meningkatkan mutu pelayanan publik.

​Kepala Desa Kalianyar, Ibnu Ismail, dalam kesempatan terpisah menyampaikan bahwa esensi dari Mobil Siaga adalah murni untuk pelayanan sosial kemanusiaan. Terkait adanya miskomunikasi antara warga dan perangkat kewilayahan (Kepala Dusun), pihaknya tengah melakukan penataan ulang alur birokrasi agar lebih ringkas dan responsif.

​”Fasilitas Mobil Siaga Desa dianggarkan melalui APBDes untuk memastikan tidak ada warga yang kesulitan akses kesehatan. Jika ada kendala komunikasi di lapangan, itu menjadi fokus kami untuk segera dibenahi secepatnya,” ungkap kades kalianyar.(27/6/2026)

“​Mengenai mekanisme rujukan pengobatan untuk ananda Hanif, putra dari salah satu warga berinisial Y, Dia menerita PBI-JK bantuan itu bukan berupa bantuan makanan atau uang tunai dan langsung saat periksa,pihak Pemdes menjelaskan bahwa proses administrasi bansos kesehatan memang memerlukan verifikasi bertahap. Hal ini agar bantuan yang dikucurkan sesuai dengan regulasi medis dan tepat sasaran ke Rumah Sakit (RS) rujukan yang berkompeten.”tambahnya

​Terkait isu penolakan atau pemblokiran nomor komunikasi oleh oknum kru operasional, setelah ditelusuri lebih lanjut, hal tersebut disinyalir karena adanya kendala teknis pada perangkat komunikasi operasional dan padatnya jadwal pelayanan luar kota, bukan didasari atas unsur kesengajaan atau diskriminasi.

​Sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) Kabupaten Bojonegoro, seluruh biaya operasional Mobil Siaga Desa Kalianyar,mulai dari Bahan Bakar Minyak (BBM), perawatan rutin, pajak kendaraan, hingga honor pengemudi,telah dialokasikan secara transparan melalui anggaran desa.

Dengan demikian, Pemdes Kalianyar menjamin bahwa:

  • ​Layanan 100% Gratis: Warga rentan dan membutuhkan tidak dipungut biaya apa pun. ​
  • Prioritas Warga Rentan: Penyandang disabilitas dan pasien darurat mendapatkan slot prioritas utama. ​
  • Peningkatan Respons: Manajemen operasional sopir akan diawasi lebih ketat oleh pihak desa dan  kecamatan demi pelayanan yang humanis.

Melalui koordinasi intensif yang kini tengah berjalan antara Pemdes Kalianyar, pihak Kecamatan Kapas, dan keluarga bersangkutan, diharapkan ananda Hanif dapat segera mendapatkan fasilitas transportasi medis yang layak demi kelancaran pengobatannya.(BG)

Penulis: BogangEditor: BG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *