BUMDes Bonorejo, Sukses Pasok Telur Ayam GAYATRI ke DPMD dan Dinas PU Binamarga  

BOJONEGORO,Jawakini.com –Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) Bonorejo Barokah, Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, terus menunjukkan taringnya dalam sektor ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi lokal. Terbaru, BUM Desa ini dipercaya menjadi penyuplai komoditas telur dalam menyukseskan Program Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri (GAYATRI) yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Kamis, 2/7/26

Tidak tanggung-tanggung, pasokan telur berkualitas hasil budi daya keluarga penerima manfaat program GAYATRI itu didistribusikan langsung ke dua instansi penting, yakni Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) serta Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga dan Penataan Ruang Kabupaten Bojonegoro.

Kepala Desa Bonorejo, Rachmad Aksan mengungkapkan bahwa ini merupakan langkah besar bagi BUM Desa untuk memperluas pasar di luar wilayah kecamatan. Langkah ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa dalam mensukseskan program GAYATRI.

“Kami sangat mengapresiasi DPMD dan Dinas PU Binamarga yang telah memberikan kepercayaan kepada BUM Desa kami. Penyerapan telur GAYATRI oleh instansi-instansi ini tidak hanya meningkatkan omzet usaha BUM Desa, tetapi juga menjadi suntikan motivasi luar biasa bagi para pengelola dan keluarga penerima manfaat program GAYATRI” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Direktur BUM Desa Bonorejo Barokah, Irwan Adi Saputra menjelaskan bahwa sinergi ini menjadi suntikan motivasi besar bagi pengurus dan peternak mitra di Desa Bonorejo.

“Kami optimis ke depan dapat memperluas jangkauan pasar ke dinas-dinas lain, sektor swasta, hingga ritel modern” ungkapnya.

Sebelumnya Bupati Bojonegoro telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 524/605/412.222/2026 tentang Pembelian Telur Ayam dari Keluarga Penerima Manfaat Program Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri (GAYATRI) dan Peternak Ayam Petelur Lokal. Kebijakan ini merupakan langkah strategis untuk melindungi peternak lokal, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Bojonegoro.(Jwk/red)

Penulis: RedaksiEditor: BG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *