Kuota SMA/SMK Negeri di Bojonegoro 12.060 Kursi, Calon Siswa Diminta Realistis Pilih Jalur

Foto:ilustrasi

BOJONEGORO, Jawakini.com – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur membuka 12.060 kursi untuk calon siswa baru tingkat SMA dan SMK Negeri di Kabupaten Bojonegoro dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026. Hingga menjelang pertengahan Juni, kuota yang disediakan dinilai masih sangat aman untuk menampung para pendaftar.

Berdasarkan data hingga 9 Juni 2026, tercatat sebanyak 10.945 calon murid telah mengambil PIN sebagai syarat wajib pendaftaran. Secara kuantitatif, jumlah pengambil PIN tersebut masih berada di bawah total daya tampung yang tersedia.

Kepala Seksi SMA-PKPLK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro-Tuban, Devvy Yuniar, mengungkapkan bahwa meski di atas kertas daya tampung mencukupi, kepastian terpenuhinya pagu di setiap sekolah baru bisa dilihat di akhir masa SPMB. Hal ini disebabkan oleh potensi penumpukan pendaftar di sekolah-sekolah tertentu.

​”Secara kuantitatif daya tampung masih mencukupi terhadap jumlah pengambil PIN saat ini. Namun, keterisian pagu akhir baru dapat diketahui setelah seluruh tahapan SPMB selesai,” ujar Devvy, Minggu (14/6/2026).

​Devvy menambahkan, distribusi pilihan sekolah maupun program keahlian (jurusan) di lapangan seringkali tidak merata. Kondisi ini berpotensi memicu kelebihan peminat (overload) di sejumlah sekolah favorit atau jurusan tertentu, sementara di sisi lain ada sekolah yang justru kekurangan murid.

​Guna meminimalisasi celah kecurangan, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur mengelola seluruh tahapan seleksi secara daring (online). Sistem ini dirancang agar proses pendaftaran berjalan lebih transparan, akuntabel, dan terdokumentasi dengan baik.

​Mengingat ketatnya sistem digital ini, panitia mengimbau calon murid beserta orang tua untuk lebih jeli dan cermat dalam memeriksa validitas data yang diunggah.

​”Calon murid harus memahami karakteristik masing-masing jalur pendaftaran sebelum menentukan pilihan sekolah,” kata Devvy mengingatkan.

​Masyarakat juga diminta untuk mengakses kanal informasi resmi milik Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Cabang Dinas Wilayah, atau langsung ke sekolah tujuan. Devvy menegaskan agar warga tidak memercayai oknum atau pihak luar yang menjanjikan kelulusan di luar sistem.

​”Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya atau pihak yang mengatasnamakan panitia SPMB,” tegasnya.

​Memasuki periode krusial pendaftaran, para calon siswa disarankan untuk bersikap realistis. Mempertimbangkan jarak zonasi, nilai akademik, serta melihat besaran peluang di sekolah tujuan jauh lebih direkomendasikan ketimbang sekadar memaksakan diri memilih sekolah favorit yang sudah kelebihan kuota.

​Jika menemui kendala teknis atau administratif selama proses pengisian data, masyarakat dapat langsung mendatangi fasilitas helpdesk di sekolah terdekat maupun posko layanan SPMB yang sudah disiapkan panitia.

Jadwal Lengkap dan Tahapan SPMB 2026 SMA/SMK Negeri di Bojonegoro: ​

  • Tahap I: Jalur Domisili (Zonasi) SMA/SMK ​Pendaftaran: 11–12 Juni 2026 ​Pengumuman: 13 Juni 2026
  • ​Tahap II: Jalur Afirmasi, Mutasi Orang Tua/Wali, & Prestasi Hasil Lomba ​Pendaftaran: 17–18 Juni 2026 ​Pengumuman: 22 Juni 2026
  • ​Tahap III: Jalur Nilai Prestasi Akademik SMA ​Pendaftaran: 24–25 Juni 2026 ​Pengumuman: 26 Juni 2026
  • ​Tahap IV: Jalur Nilai Prestasi Akademik SMK ​Pendaftaran: 30 Juni–1 Juli 2026 ​Pengumuman: 2 Juli 2026.(red)

 

Sumber : bojonegoro.go.id

 

 

Penulis: BogangEditor: BG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *