BOJONEGORO,Jawakini.com — Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Angling Dharma, M Nasir, meradang. Ia menegaskan tidak akan menoleransi segala bentuk tindakan premanisme berkedok pengajuan proposal bantuan atau permintaan sumbangan yang mengatasnamakan lembaganya.
Penegasan keras ini dikeluarkan menyusul adanya laporan mengenai oknum liar yang sengaja mencatut nama LSM Angling Dharma untuk mengeruk keuntungan pribadi dari instansi pemerintah, perusahaan swasta, hingga kepala daerah.
“Secara organisasi kami tegaskan, tidak ada anggota atau pengurus yang diperbolehkan meminta sumbangan dalam bentuk apa pun! Apalagi sampai membawa-bawa proposal bantuan atas nama lembaga,” ujar M Nasir dengan nada tinggi, Jumat (29/5/2026).
Nama Oknum ‘Yono’ Mencuat, Ketua LSM: Itu Liar!
Nasir mengungkapkan, pihaknya telah mengantongi satu nama, yakni oknum bernama Yono, yang diduga kuat berkeliaran meminta-minta dana dengan menjual nama LSM Angling Dharma. Nasir memastikan bahwa aksi tersebut adalah tindakan ilegal dan di luar tanggung jawab organisasi.
“Kalau ada yang datang mengatasnamakan LSM Angling Dharma untuk minta bantuan atau sumbangan, itu bukan instruksi organisasi. Itu tindakan liar!” tegasnya.
Ia pun mengimbau kepada seluruh instansi pemerintah, bupati, wakil bupati, pihak swasta, dan masyarakat agar tidak menjadi korban pemerasan atau penipuan bermodus proposal tersebut.
Ancam Lapor Aparat, Jaga Marwah Lembaga
Sebagai lembaga yang bergerak di bidang kontrol sosial, Nasir menyatakan tidak akan membiarkan citra organisasi dirusak oleh oknum-oknum pencari keuntungan pribadi. Ia memastikan siap mengambil langkah hukum paling tegas guna menyeret para pelaku ke meja hijau.
“Mantap, kami tegaskan sekali lagi, apabila terbukti ada pihak yang mencatut nama LSM Angling Dharma untuk meminta sumbangan atau proposal bantuan, maka akan segera kami laporkan kepada penegak hukum,” tandas Nasir.
Ia meminta masyarakat untuk segera menolak dan melaporkan jika ada oknum tanpa identitas resmi serta surat tugas yang mencoba melakukan pungutan liar (pungli) atas nama LSM Angling Dharma.(red)












