JAWA BARAT

Kolam Retensi Sirnaraga Langsung Jadi Tujuan Wisata Mancing

Pemerintah Kota Bandung baru saja meresmikan selesainya pembangunan kolam retensi Sirnaraga, Selasa (8/1/2019) dan masyarakat langsung menjadikannya sebagai tujuan wisata mancing di Pusat Kota Bandung.

Jawakini.com, Bandung – Pemerintah Kota Bandung baru saja meresmikan selesainya pembangunan kolam retensi Sirnaraga dan masyarakat langsung menjadikannya sebagai tujuan wisata mancing di Pusat Kota Bandung.

Kolam yang dibangun pada 2018 lalu dan memiliki luas 1.075 dari total 1.972 meter persegi ini, berfungsi sebagai penahan air sementara dari Sungai Citepus yang mengalir di sampingnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Arif Prasetya menjelaskan, kolam retensi ini mampu menampung 3.000 meter kubik air dari Sungai Citepus.

Saat hujan dengan intensitas tinggi, luapan air akan dialirkan ke kolam retensi guna mengurangi banjir yang sering kali melanda Pagarsih dan Astananyar.

“Ini (Sirnaraga) baru berapa persen kita kurangi belum total, sekitar 30 persen karena ini hadiah air dari (kawasan Bandung) utara,” katanya.

Menurut dia, kehadiran kolam retensi bersifat multifungsi. Selain penahan debit air sementara, juga dapat digunakan untuk aktifitas sehari-hari warga. Jika sedang musim hujan, kolam akan disebar benih ikan.

“Untuk sementara kita sebar ikan mas satu kuintal, nanti kita tambah dengan ikan mujair agar cepat bertelur lagi,” kata Wali Kota Bandung, Oded M. Danial.

Saat musim kemarau atau air tengah mengering, kolam dapat digunakan sebagai lapangan futsal, bulu tangkis, maupun pusat kegiatan masyarakat.

Antusiasme warga terlihat akan kehadiran kolam retensi ini. Mereka berbondong-bondong membawa kail dan memenuhi lokasi kolam. Selain itu, berdampak pula pada perekonomian warga. Sepanjang sisi kanan kolam, berbagai warung makanan maupun minuman disediakan warga.

“Yah kang, bagus lah. Jadi masyarakat tuh ga usah jauh-jauh kalau mancing. Tinggal kita jaga aja, jangan sampai mengotori dengan sampah,” ujar warga Sirnaraga, Ujang Wahyudi (45).

Kolam retensi Sirnaraga ini merupakan tahap awal dari rencana pembangunan dua kolam di sekitar kawasan Sungai Citepus. Untuk kolam retensi awal, menghabiskan anggaran hingga Rp5,4 miliar.

Rencananya Pemkot Bandung akan kembali membangun satu kolam retensi yang berada di wilayah Gedebage pada tahun ini. Kolam Gedebage akan dibangun di sekitar Pasar Induk, guna menyelesaikan masalah banjir di kawasan Bandung timur. (sep)