JAWA BARAT

Sarana Latihan Terbatas Tak Menyurutkan Atlet Sepatu Roda BISC Raih Prestasi Internasional

Cabang olahraga sepatu roda di kota Bogor kini mulai menggeliat, terbukti dengan peraihan predikat juara umum tingkat internasional.

Jawakini.com, Bogor – Cabang olahraga sepatu roda di kota Bogor kini mulai menggeliat, terbukti dengan peraihan predikat juara umum tingkat internasional yang berlangsung di Bekasi pada tanggal 26-28 Oktober 2018 lalu. Tidak itu saja club yang bernama Bogor Inline Skate Club (BISC) juga sebagai peraih medali terbanyak.

Ketua Club BISC Apriliyanti yang akrab disapa April sukses membawa club tersebut di berbagai even, baik tingkat daerah, nasional bahkan internasional. Ketika dihubungi melalui WhatsApp pada Selasa (04/12/18) malam, menjelaskan, club yang berdiri sejak tiga tahun yang lalu ini berawal dari komunitas sepatu roda dan kini sudah mempunyai badan hukum.

Selama ini program latihan cukup terbentur sarana. Namun tetap berjalan lancar meski memanfaatkan beberapa sarana bekerjasama dengan pihak swasta. Salah satunya di komplek perumahan Royal Tajur. “Bahkan ketika menghadapi kejuaraan Vini Vidi Vici (V3) di Bekasi, kami menggembleng atlet kami di jalan tol Bocimi di bawah bimbingan pelatih yang profesional. Kota Bogor belum memiliki arena latihan yang mumpuni. Sebagai ketua BISC saya meminta langkah konkret dari KONI dan Persatuan Olahraga Sepatu Roda Indonesia (PORSEROSI) Kota Bogor untuk pembinaan atlet-atlet muda sepatu roda Kota Bogor,” paparnya.

Beberapa kali pihaknya sempat mengajukan lapangan sepatu roda namun tetap gagal. “Untuk itu mohon dengan sangat kepada para pejabat yang terkait agar potensi atlet-atlet muda Kota Bogor tidak berpindah ke daerah lain, seyogyanya pembinaan dilakukan sedari awal bukan dilakukan setelah jadi atlet. Karena tidak ada seorangpun juara yang tidak memulai karir atlitnya dari bawah. Harapan kami sebagai perintis klub sepatu roda resmi Kota Bogor, sambil merintis pembangunan lapangan sepatu roda mohon agar KONI, PORSEROSI dan PEMKOT Bogor mencarikan alternatif tempat latihan,” tegasnya.

Terpisah, Ketua KONI kota Bogor Beninue Argoebie menambahkan, cabang olahraga sepatu roda baru masuk di KONI dan PERSEROSI masuk menjadi anggota KONI. “Jadi kami patut berbangga dan kami berpikir empat tahun ke depan PERSEROSI akan berbicara di ajang Porda. Terkait dengan club yang sudah memiliki prestasi dan menorehkan nama kota Bogor di kancah internasional, bahwa pihak KONI menunggu laporan dan pastinya mendukung,” katanya.

Beninue atau akrab disapa Bang Ben ini mengatakan, untuk fasilitas lapangan atau arena sepatu roda itu ranahnya ada di Dispora dan Pemkot. “Intinya kita akan terus mendorong adanya fasilitas olahraga di Kota Bogor,” imbuhnya. (dns)