JAWA TENGAH

Apresiasi TMMD, Camat Karangreja Turunkan Warganya Ikut “Mengayuh Bagyo”

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-101 di wilayah Kodim 0702/Purbalingga.

Jawakini.com, Purbalingga – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-101 di wilayah Kodim 0702/Purbalingga, disambut antusias oleh kalangan pemerintahan di wilayah Purbalingga.

Tidak hanya Muspika setempat saja, Camat Karangreja, Drs. Didik Agus Purwanto turut serta menyambutnya dengan menggerakkan warganya untuk ikut dalam pembangunan di wilayah Kecamatan tetangga, yakni Kecamatan Karangjambu. Juga termasuk salah satu Muspikanya yaitu jajaran Koramil 09/Karangreja dibawah kendalai Danramil 09/Karangreja, Kapten Cba. Agus Sukendar ditunjuk sebagai Dan SSK tergabung dalam Satgas TMMD.

Kegiatan pembangunan TMMD yang masih dan sedang berlangsung pasca dibuka pada 4 April lalu, pemerintahan jajaran Pemkab Purbalingga turut terjun langsung dalam pembangunan TMMD tersebut.

Dikatakan Camat Karangreja Didik Agus Purwanto, jika TMMD ini dilaksanakan selama 30 hari masa kerja, maka pihaknya akan tetap menurukan masyarakat. “Kami menurunkan masyarakat untuk membantu pembangunan di kecamatan tetangga, kami gandeng Koramil Karangreja dalam membantu pengerahan warga agar lebih maksimal,” ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan, hal ini sebagai bentuk ‘mengayuh bagyo’ dengan bergotong royong dan sudah menjadi tradisi. “Sehingga pembangunan akan lebih cepat, karena sukses dan berhasilnya kegiatan ini juga berdampak bagi warga masyarakst kami yang tinggal berbatasan dengan wilayah Karangjambu,” imbuhnya.

Sementara itu, Dandim 0702/Purbalingga yang juga selaku Dansatgas TMMD Reguler, Letkol Inf. Andi Bagus, D.A, S.I.P, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas bantuan pengerahan massa yang dilakukan Camat Karangreja dan Koramil 09/Karangreja yang sebagian anggotanya terlibat langsung dalam pekerjaan.

Dijelaskan juga oleh Dandim Andi, TMMD ini dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan sarana-prasarana serta ketertiban dan keamanan lingkungan yang diharapkan mampu merangsang masyarakat sasaran untuk membangun desanya.

“TMMD adalah salah satu wujud operasi Bhakti TNI yang merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan Departemen, Lembaga Pemerintah Non Departemen dan Pemerintah Daerah serta komponen bangsa lainnya,” jelas Dandim Andi.

Hal itu , lanjutnya, dilaksanakan secara terintegrasi bersama masyarakat guna mengakselerasi pembangunan di daerah pedesaan, khususnya daerah yang tergolong tertinggal, terisolasi, perbatasan dan daerah kumuh perkotaan serta daerah lain yang terkena dampak akibat bencana alam.

“Jadi pembangunan ini harus kita sengkuyung bersama” tandasnya,” pungkasnya. (gus)