JAWA TENGAH

Warga Sasaran TMMD Purbalingga Terima Sosialisasi Balatkom

Penyuluhan Bahaya Laten Komunis (Balatkom) yang bertempat di Balai Desa Karangjambu dengan dihadiri puluhan warga sasaran TMMD, Selasa (10/4/18).

Jawakini.com, Purbalingga – Pembangunan sasaran Non Fisik TMMD Reguler Ke-101 Kodim 0702/Purbalingga kembali dilaksanakan, kali ini berupa penyuluhan Bahaya Laten Komunis (Balatkom) yang bertempat di Balai Desa Karangjambu dengan dihadiri puluhan warga sasaran TMMD, Selasa (10/4/18).

Pasiintel Kodim 0702/Purbalingga sebagai pemateri Kapten Armed Khasan memberikan sosialisasi dan penyuluhan akan pentingnya pemahaman bahaya laten komunis beserta bebagai cara yang dapat dilakukan untuk menangkalnya. Menurutnya sangat penting untuk menanamkan kecintaan terhadap NKRI sejak usia dini, untuk menangkal bahaya dari kelompok radikal baik kanan maupun kiri.

Kapten Armed Khasan juga menjelaskan sejarah panjang pemberontakan yang dilakukan oleh PKI (Partai Komunis Indonesia) pada tahun 1948 di Madiun dan 1965 yang berusaha mengkudeta pemerintahan yang sah pada waktu itu guna mewujudkan masyarakat komunis di Indonesia, mengganti idiologi Pancasila dengan komunis.

Dewasa ini, menurutnya, perjuangan partai komunis tersebut belum berhenti dan masih terus dilakukan melalui berbagai atau yang disebut dengan gerakan komunis gaya baru yang telah banyak menyusup ke berbagai elemen masyarakat serta lembaga pemerintahan negara.

“Perlu diingat bahwa komunis di Indonesia merupakan bahaya laten yang tidak akan pernah mati, akan tetapi hanya berubah bentuk maupun wujudnya dalam melaksanakan modus operandinya yang terus berkembang dengan gaya barunya,” terang Pasi intel.

Lebih lanjut dijelaskan mengenai modus operandi. Menurutnya, modus operandi adalah cara operasi orang-perorang maupun kelompok penjahat atau teroris dalam menjalankan rencana kejahatannya.

Puluhan warga Desa/Kecamatan Karangjambu yang terdiri dari para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda termasuk Karang Taruna, perangkat desa maupun warga itu sendiri, tersebut terlihat antusias menerima penyuluhan Balatkom dari TNI tersebut. (gus)