JAWA BARAT

Tiga Program Unggulan Kota Depok 2016-2021

Jawakini.com, Depok – Pemerintah Kota Depok memiliki tiga program unggulan lima tahun kedepan. Hal tersebut diungkapkan Walikota Depok, Mohammad Idris saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Depok Tahun 2016-2021, di Hotel Bumi Wiyata, Kamis (28/4/2016).  

Seperti dikutip Halloapakabar.com, acara yang terselenggara melalui Badan Perencanaan Pembangunan Kota Depok (Bappeda) dihadiri Kepala Bappeda Provinsi Jabar, Ketua, Wakil Ketua dan anggota DPRD Kota Depok, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kota Depok, Para Asisten, Staf Ahli serta Kepala OPD Kota Depok.

Adapun tiga program unggulan Kota Depok lima tahun kedepan yakni Smart Healthy City, Zero Waste City dan Family Resiliency. Smart Healthy City atau Kota Cerdas dan Sehat merupakan dukungan Pemerintah Kota Depok pada Pemerintah Indonesia yang telah menargetkan Universal Health Coverage (UHC).

“Untuk mendukung sistem kesehatan daerah yang cepat dan efisien, disusunlah sebuah sistem Smart Healthy City, dimana penanganan kesehatan di Kota Depok, baik yang bersifat promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif, memanfaatkan IT seoptimal mungkin,” ungkap Idris.

Untuk program Zero Waste City atau Kota Bebas Sampah, prinsipnya didasarkan pada empat hal yakni perencanaan, efisiensi, perubahan budaya dengan edukasi serta industrialisasi. Sementara untuk program Family Resiliency atau ketahanan keluarga ditujukan untuk mewujudkan keluarga berkualitas, yang pada akhirnya dapat melahirkan sumber daya manusia yang unggul dari setiap keluarga di Depok. “Ketahanan keluarga yang dimaksud mencakup aspek kesehatan, ekonomi, pendidikan, infrastruktur dan interaksi sosial,” jelas Idris.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo mengungkapkan dukungan sepenuhnya pada Pemerintah Kota Depok. “DPRD Kota Depok mendukung sepenuhnya semua agenda kegiatan pembangunan yang sudah direncanakan, terutama program pembangunan yang masuk skala prioritas,” ujar Hendrik.

Dirinya juga menuturkan, forum ini sangat penting karena melalui forum ini seluruh pemangku kepentingan dapat melakukan penajaman dan penyelarasan sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan masyarakat Kota Depok, dimana Musrenbang mencerminkan adanya partisipasi masyarakat dalam bidang pembangunan. (mas)