JAWA BARAT

Menuju Zero Waste Dengan Gerebek Sampah

Jawakini.com, Depok – Wakil Walikota, Pradi Supriatna gerebek sampah di Keluruahan Tanah Baru. Gerebek sampah diikuti oleh warga RT 6, RT 5, dan RT 8 , RW 12 Kel. Tanah Baru, Jum’at (29/04/16) pagi.

Lurah Tanah Baru, Supardi menjelaskan gerebek itu bahasa Betawi yang artinya diambil. “Hari ini kita mengambil sampah di sepanjang jalan R. Sanim. Kemudian dimasukan kedalam tempat sampah yang telah disediakan. Gerebek sampah hari ini juga bekerja sama dengan Bank Sampah. Karena itu, ayo kita juga mulai memilah sampah,” ujarnya, seperti dikutip Halloapakabar.com.

Kepala Bidang Kebersihan DKP Depok, Kusumo mengatakan kalau kita tidak cinta dengan sampah, maka penanganan sampah tidak akan baik. “Cintailah sampah, jangan setengah-setengah dalam mengurusi sampah. Ayo bersihkan lingkungan kita dari sampah,” ajak Kusumo yang suka menangkap orang yang membuang sampah sembarangan. Ia menginformasikan, di tahun 2015, ada 244 orang yang ditangkap dan disidang karena buang sampah sembarangan. Dan di tahun 2016, baru ada 68 orang yang tertangkap.

Sampah bukan warisan untuk anak cucu kita. Karena itu ayo kita bersihkan lingkungan dari sampah. “Jangan wariskan sampah pada anak cucu kita. Wariskanlah lingkungan, udara, dan air yang bersih serta berkualitas,” ujar Kusumo.

Camat Beji, Saifuddin Lubis berharap kegiatan gerebek sampah bisa mengenolkan sampah di Tanah Baru khususnya. “Semoga nantinya gerebek sampah bisa diimplementasikan di setiap wilayah di kota Depok. Tak hanya gerebek sampah, kita juga harus mulai memilah sampah dari rumah Wakil Walikota, Pradi Supriatna berharap, dengan gerebek sampah, sinergitas antara seluruh elemen masyarakat bisa terbangun.

Karena sampah merupakan masalah yang harus diatasi bersama. Dimana pelu kesadaran dari setiap warga untuk membuang sampah pada tempatnya dan memilah sampah. “Bila ada yang melihat warga membuang sampah sembarangan, silahkan dilaporkan agar segera ditindak lanjut,” tegas pria kelahiran Depok.

Gerebek sampah merupakan salah satu dari program 9 sahabat, yaitu Depok Sahabat Lingkungan. “Semoga gerebek sampah ini bisa menjadi langkah awal menuju Depok Zero waste city. Dalam zero waste, kami berharap, nantinya tidak lebih dari 10% sampah yang dibuang ke TPA. Dan itu juga harus di implementasikan di wilayah masing-masing,” harap Pradi. Ayo kita bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap bersih, aman, tertib, dan nyaman. Dengan begitu visi kota Depok yang unggul, nyaman dan religius dapat terwujud. (sip)