KULINER

Mau Menikmati Sate Kuda? Datang Saja Ke Warung “Anjasmoro Gandrung” Cilacap

Jawakini.com, Gandrungmangu – Hampir semua orang di belahan dunia ini sepakat jika kuda menjadi simbol kekuatan mengingat hewan berkaki empat itu memiliki tenaga yang besar. Bahkan, sebagian orang percaya jika ingin memiliki kekuatan tenaga, harus rajin mengonsumsi daging kuda.

Bagi anda yang percaya dengan mitos tersebut, bisa langsung mendatangi “Warung Sate Kuda Anjasmoro Gandrung” yang menyajikan sate daging kuda sebagai menu andalannya. Menurut pemilik warung Sate Kuda H. Mardio, Sate Kuda “Anjasmoro Gandrung” selain menyajikan Sate Kuda dengan harga relatif murah yaitu Rp. 3. 000 pertusuk, juga menyediakan Abon Kuda dengan harga Rp. 15.000 per bungkus.

“Untuk pelanggan, jangan kuatir bagi anda yang datang ke warung ini tapi tidak suka makan Sate Kuda, Warung Sate Kuda Anjasmoro Gandrung juga menyajikan menu-menu lainya, seperti Sate Ayam, Ayam Goreng, Ayam Bakar, Pecel Lele, gulai dll,” ungkapnya kepada Fokuscilacap.com, Senin (28/3).

H. Mardio mengatakan, bumbu sate yang disajikannya berbeda dengan umumnya. “Ada beda bumbu untuk sate kuda, yaitu penambahan bawang putih dan pake jahe merah yang asli. Karena kalau jahe tidak merah atau jahe biasa, maka rasa pasti berubah,” jelasnya.

Penggunaan daging kuda pun tidak bisa sembarangan, karena sate kuda hanya menggunakan daging bagian punggung dan paha dalam. Sedangkan untuk sop memakai daging bagian iga. “Dan bila beruntung maka persediaan ‘torpedo’ kuda juga dapat kita nikmati,” katanya.

Sensasi beda akan terasa kala menikmati sate kuda. Bagian yang bervariasi antara daging, otot dan juga torpedo memberikan perbedaan kekenyalan daging dari setiap tusuknya. Ditambah dengan lumuran bumbu kacang yang cenderung pedas, sajian sate kuda ini dipastikan akan memanjakan lidah. “Otot kuda memberikan sensasi gigitan yang kenyal serta gigitan pada daging yang memberi rasa lembut kaya rasa,” ungkapnya.

Sementara itu, alasan H. Mardio mendirikan warung sate kuda, karena sebagian besar orang yang sudah sering bersantap Sate, lantas pernah timbul rasa bosan yang hanya mengkonsumsi sate yang terbuat dari daging kambing, sapi, atau ayam saja.

“Rasa Sate daging kuda yang tidak hanya enak, tetapi juga konon berkhasiat menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti asma, diabetes, dan mampu meningkatkan vitalitas kejantanan para kaum pria. Tak heran, banyak orang sengaja mencari sate jenis ini,” urainya.

Menurut penelitian para ahli, kata, H. Mardio, daging kuda kaya akan oksigen dan rendah kolesterol. Sifat kuda yang hiperaktif menjadikan dagingnya tidak terlalu banyak lemak sehingga aman dikonsumsi oleh masyarakat. Daging kuda dipercaya mampu menyembuhkan berbagai penyakit seperti Menambah Stamina dan vitalitas, pegal pegal, rematik, asma, flek paru paru, eksem, epilepsi, dan masih banyak lagi.

Kuda merupakan lambang kekuatan. Maka jangan heran jika gambar kuda sering diabadikan sebagai logo obat kuat. Bahkan, ada juga mitos yang menceritakan kehebatan Patih Gajah Mada mempunyai kegemaran menyantap daging kuda setiap hari.
Saat ini, masih banyak yang meyakini mitos ini. Alhasil, cukup banyak yang menjual makanan olahan dari daging kuda. Salah satunya adalah sate kuda.

Bila berkunjung ke Gandrungmangu Kab. Cilacap tepatnya di sebelah timur SMK Budi Utomo  Gandrungmangu, maka anda bisa menemukan Warung Sate Kuda “Anjasmoro Gandrung”. Jarak tempuh untuk kelokasi itu, pembaca bisa menggunakan kendaraan dari timur dengan rute dari Cilacap kota, Jeruklegi, Kawunganten, Bantarsari dan Gandrungmangu, atau  bagi anda yang dari arah barat, maka rutenya Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Cukang leuleus belok kiri ke arah Sidareja, sidareja , wringinharjo ke kanan arah cilacap terus ke Gandrungmangu.

Warung Sate Kuda “ Anjasmoro Gandrung” juga menjual  obat / ramuan herbal,seperti Madu kuat Tonik, Teh Kesehatan Goldtea, Kopi Jebug, Jahe Aren, Temu Aren, Daun Binahong utnutk pegal linu, reumatik, asam urat, Jamu Godok dll. (mdy/fkc)